Senin, 16 Juli 2012

KARYA-KARYAKU

GAMBAR BENTUK



CETAK PENAMPANG PELEPAH PISAH

 
MONTASE



M3 (MELIPAT, MENGGUNTING, MENEMPEL)





MENGANYAM



MOTIF BATIK




GANTUNGAN KUNCI PITA



KALIGRAFI



MEMBUTSIR



CETAK BAYANGAN


Gebyar Seni PGSD 2012

Pada hari Rabu, 27 Juni 2012 yang lalu, Program Studi PGSD IKIP PGRI Madiun menyelenggarakan Gebyar Seni yang bertajuk "Memperkuat Seni Budaya Indonesia Menuju PGSD Berkarya". Acara ini di ikuti oleh mahasiswa mulai dari semester 2, 4, dan 6. Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan, diantaranya adalah Lomb Tumpeng yang diikuti mahasiswa semester 2. Lomba Aransemen Lagu Anak diikuti mahasiswa semester 2 dan 6, Lomba Tari diikuti oleh mahasiswa semester 6, dan juga Pameran Hasil Kerajinan Tangan maupun Seni Rupa mahasiswa semester 4.
Seluruh mahrasiswa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme mereka terhadap acara ini.














Karya Mahasiswi PGSD 4A yang Terjual

Kamis, 05 Juli 2012

CiNciN KaWiN

Pernahkah kalian semua memikirkan mengapa cincin kawin disematkan di jari manis???

Konon orang Cina menafsirkan alasan mengapa cincin kawin disematkan di jari manis. Namun sebelumnya ada sebuah penjelasan yang sangat manis merepresentasikan jari-jari yang kita punyai. SIMAK YAW!
"Jempol merepresentasikan orang tua, telunjuk adalah saudara-saudara kita, jari tengah adalah kita sendiri, jari manis adalah pasangan hidup, dan kelingking adalah anak-anak kita."
Dari sini mari kita mulai simulasi ini:
  1. Hadapkan tangan kiri dengan tangan kanan; jempol kiri menghadap jempol kanan; dan seterusnya.
  2. Lipat jari tengah sehingga keduanya saling memunggungi.
  3. Pisahkan jari jempol kiri dan kanan, kemudian kembalikan pada posisi semula.
  4. Pisahkan jari telunjuk kiri dan kanan, kemudian kembalikan pada posisi semula.
  5. Pisahkan jari kelingking kiri dan kanan, kemudian kembalikan pada posisi semula.
  6. Pisahkan jari manis kiri dan kanan, kemudian kembalikan pada posisi semula jika keduanya benar-benar bisa terpisah.
Jika kalian dapat mempraktikkannya, kalian akan merasakan bahwa simulasi ini memiliki makna yang sangat dalam mengenai hubungan antar manusia. 
"Saat jari-jari jempol dipisahkan, keduanya dapat terpisah, karena begitulah adanya orang tua kita. Keduanya tidak akan selalu ada selamanya. Cepat atau lambat, keduanya akan meninggalkan kita."
"Saat kedua telunjuk kita dipisahkan, keduanya juga dapat berpisah dengan mudah. Begitupun dengan saudara-saudara kita. Mereka pada akhirnya akan menjalani pilihan hidup mereka bersama keluarga barunya."
"Pun dengan jari kelingking, keduanya akan terbuka dengan mudah saat dipisahkan karena sesungguhnya anak-anak kita akan senantiasa tumbuh dan berkembang secara fisik, psikis, dan spiritualnya. Pada suatu hari mereka akan membuat sebuah pilihan dalam memilih pasangan hidup. Pada akhirnya, mereka memiliki ruang tersendiri untuk keluarga baru mereka."

Nah yang terakhir sungguh mengejutkan!

"Betapa kuatpun Anda berusaha, tampaknya memisahkan jari manis kiri dan jarimanis kanan (tanpa menggerakkan jari-jari tengah yang saling memunggungi) bukanlah perkara yang mudah.Nah! Begitulah seharusnya pasangan hidup dalam mempertahankan komitmen yang sudah dibuat bersama. Sesungguhnya keduanya diciptakan untuk hidup bersama sepanjang usia."

Oleh karena itulah mengapa jari manis disematkan di jari manis.



MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI RUPA

Mata kuliah Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan Sekolah Dasar di Program Studi PGSD IKIP PGRI Madiun  bertujuan untuk memberikan landasan konseptual bagi mata pelajaran Kerajinan Tangan dan Kesenian. Dalam ilmu pendidikan seni rupa, terdapat kerangka teoritik yang sangat berharga bagi penerapan dan pengayaan materi kerajian tangan dan kesenian di Sekolah Dasar. Sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Tengah Semester Genap, mahasiswa wajib membukukan karya-karya yang dihasilkannya, baik individu maupn kelompok. Adapun karya-karya individu yang disusun dalam buku tersebut adalah:
  1. Gambar kotak dan lingkaran untuk mengaktifkan keseimbangan otak kiri dan otak kanan.
  2. Gambar suasana hati
  3. Gambar bebas hasil kreasi mahasiswa
  4. Gambar motif batik
  5. Gambar komposisi persegi dan segitiga
  6. Gambar komposisi warna
Me and my Book

Karyaku


 Salah satu karya yang tersusun dalam Buku hasil karya Ayuni, adalah Gambar Motif Batik
Batik Endah Eram



    Selasa, 03 Juli 2012

    KONSEP PENDIDIKAN SENI RUPA DI SD

    PEMBELAJARAN SENI RUPA DI SD
    KONSEP PENDIDIKAN SENI RUPA DI SD

              Seni rupa adalah jenis seni yang menggunakan media atau unsur-unsur rupa (visual), unsur-unsur yang dapat diinderakan oleh mata.
              Seni rupa diklasifikasikan ke dalam seni rupa dua dimensi (dwi matra) dan seni rupa tiga dimensi (dwi matra). Seni rupa dua dimensi adalah jenis karya seni rupa yang penampilannya hanya memerlukan dua ukuran (matra). Sedangkan karya seni rupa tiga dimensi adalah jenis karya seni yang mempunyai tiga ukuran, yaitu panjang, lebar dan tinggi, atau keruangan.
              Berdasarkan fungsinya, seni rupa dibedadakan atas seni rupa murni (fine art) dan seni rupa terapan (applied art). Seni rupa murni adalah klarifikasi yang menunjuk pada pemanfaatan karya yang semata-mata hanya untuk kepentingan hiasan saja (memenuhi kebutuhan estetis). Sedangkan karya seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang diciptakan tidak hanya memenuhi kebutuhan estetis saja tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan praktis manusia.
            
    KARAKTERISTIK SENI RUPA DI SD
    1. Menggambar/melukis, yaitu suatu usaha mengungkapkan dan mengkomunikasikan pikiran, ide/gagasan, gejolak/perasaan maupun imajinasi dalam wujud dwimatra yang bernilai artistik dengan menggunakan garis dan warna.
    2. Membentuk, termasuk karya seni rupa trimatra. Produk yang diperoleh antara lain adalah: patung, maket, lampion, guci, dan lain-lain. Teknik yang dugunakan dalam membentuk sangat beragam, diantaranya: membutsir, cor, pahat, rakit, dan sebagainya.
    3. Mencetak, yaitu proses memperbanyak suatu gambar atau naskah dengan menggunakan teknik tertentu antara lain cetak tinggi, cetak datar, cetak dalam, cetak saring, cetak copy, maupun cetak dengan print out.
    4. Menggunting, melipat, menempel, merupakan proses manipulasi lembaran kertas menjadi suatu bentuk dua atau tiga dimensi.